Kamis, 31 Desember 2015

USULAN PEMANFAATAN PRIVATE CLOUD UNTUK KEHANDALAN DI DALAM JARINGAN KOMPUTER


JARINGAN KOMPUTER

USULAN PEMANFAATAN PRIVATE CLOUD UNTUK KEHANDALAN DI DALAM JARINGAN KOMPUTER

PADA MINIMART PAD2 LEGIAN KUTA

 

 

 

http://www.primakara.ac.id/assets/img/header_587272.png

 

Oleh:

 

 

NIM                            : 1201030005

NAMA                                    : LUH SARIASIH

PROGRAM STUDI    : SistemInformasiAkuntansi

DOSEN                       : I PUTU AGUS EKA PRATAMA, S.T., M.T. ,

MATA KULIAH        : JARINGAN KOMPUTER

 

 

 

 

 

 

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER ( STMIK ) PRIMAKARA

2015

JARINGAN KOMPUTER

USULAN PEMANFAATAN PRIVATE CLOUD UNTUK KEHANDALAN DI DALAM JARINGAN KOMPUTER

LUH SARIASIH

 

 

Abstrak

 

Kemajuanteknologiinformasitelahmembuat proses danstrategibisnisberubahdengancepat, teknologi yang duluhanyamenjadipelengkapdari proses bisnis suatu perusahaan sekarang dijadikan sebagai bagian dari proses bisnis itu sendiri. Sehingga dibutuhkan pemanfaatan teknologi secara tepat untuk mendukung kearah pencapaian tersebut. Cloud Computing muncul sebagai layanan yang dapat memungkinkan pengguna atau perusahaan untuk melakukan akses secara elektronik terhadap teknologi informasi. Software as a Service adalah layanan berupa aplikasi yang dapat digunakan oleh pengguna yang berjalan pada Infrastruktur Cloud. Untuk itu akan mengimplementasikan Cloud Computing Software as a Service untuk usulan pemanfaatan private cloud untuk kehandalan di dalam jaringan komputer.

Kata Kunci :

Cloud Computing, Software as a Service, Virtual Private Server

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1  Latar Belakang

Cloud computing merupakan metafora dari jaringan komputer/ internet, dimana cloud (awan) merupakan penggambaran dari jaringan komputer/internet yang di abstraksi dari infra struktur komplek yang di sembunyikan. Pada cloud computing sumber daya seperti processor/computing pover, storage, network, software menjadi abstrak (virtual) dan diberikan sebagai layanan di jaringan internet. Dengan menggunakan teknologi cloud computing kita dapat menggabungkan beberapa perangkat komputer menjadi satukesatuan (cluster) dan membuat banyak server pada satu perangkat komputer dengan virtualisasi. Jadi bisa dikatakan cloud computing merupakan penggabungan teknologi jaringan komputer, virtualisasi dan cluster.

Pt. Global Retailindo Pratama (Minimart) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang retail, yaitu suatuusaha yang menjual jasa atau barang untuk  memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga atau rumah tangga. Visi dan misidari minimart itu sendiri adalah menjadi jaringan retail yang modern ,mengedepankan kepuasaan pelanggan, inovatif dan mampu bersaing secara global. Disini akan membahas tentang usulan pemanfaatan private cloud untuk keandalan di dalam jaringan komputer pada MINIMART yang bercabang di PAD2 Legian, Kuta, Bali. Di era ini pada setiap perusahaan pasti tidak akan terlepas dari jaringan komputer.

Disini semua perangkat yang berada di Minimart PAD2 dan minimart di tempat lain menggunakan layanan basis data, layanan ini dikhususkan untuk basis data, dimana basis data kita tersebut di simpan di cloud, dan dapat diakses secara aman, cepat dan terpercaya. Khususnya komputer yang ada di PAD2 sering mati tanpa sebab, dan pada saat sedang bertransaksi komputer mati tanpa sebab. Sedangkan IT dari minimart sudah mengecek tidak ada kesalahan apapun, dan alatnya pun masih berfungsi bagus. Tapi masih juga mengalami hal yang sama.Maka Penulissan tertarik untuk membuat penelitian dengan judul“Usulan Pemanfaatan private cloud untuk keandalan di dalam jaringan komputer study kasus (Minimart di PAD2 Legian)”.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.2 RumusanMasalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka perumusan masalah yang dapat di sampaikan adalah sebagai berikut :

1. Bagaimana cara mengatasi masalah pada informasi (file) jarak jauh ?

2. Bagaimana infrastruktur Cloud Computing?

 

 

 

 

1.3 Solusi

1. server private cloud storage dirancangpada web hosting.

2. Untuk mengetahui infrastruktur Cloud Computing.

 

 

1.4 DesainSolusi

 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3pUWEm4LMgVJzzYweWr44qamWJFq7Iso1hsQaqhrRt-hJ6lCNRO7rpjMoCy9nGbR2SrjA0g0w-7OCPMPDFvRLQ0DmFWp6STjxjJSfsg9EgH3VhLL5zDqrAP2ruaR5ILFvAdgZ1MXb40g/s1600/cloud_computing3.jpg

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

KAJIAN PUSTAKA

2.1. Definisi cloud computing

 

Buku SmartCity Cloud Computing yang ditulis oleh I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T. , Smartcity atau secara harifah berarti kota pintar merupakan suatu konsep pengembangan penerapan suatu konsep dan implementasi teknologi yg diterapkan untuk suatu wilayah, khususnya perkotaan sebagai sebuah interaksi yang kompleks diantara berbagai sistem yang ada di dalamnya.Disini digunakan kata City (kota) untuk merujuk kepada kota sebagai pusat dari sebuah negara atau wilayah, dimana suatu kehidupan berada(Pemerintahan, perdagangan, pendidikan, kesehatan, pertahanan, dll)Demikian juga dengan pusat pemukiman penduduk dimana jumlah penduduk di kota relatif lebih baanyak dibanding wilayah lainnya (misal desa/subkota).Kota menjadi daya tarik orang untuk menetap. Di Indonesia sendiri, urbanisasi mengacu kepada perpindahan masyarakat dari desa ke kota untuk memperoleh penghidupan(kerja) maupun pendidikan.

 

Sedangakn Cloud Computing adalah  adalah gabungan pemanfaatan Teknologi Komputer (Komputasi) dan pengembangan berbasis internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut,awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya.Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a services) sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat internet ("di dalam awan")  tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.

 

Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di Internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain. Penyedia komputasi awan menawarkan jasa mereka sesuai dengan beberapa model dasar:

 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjL_jKCpgd3SKpMS2O3Gl1GixlThVoceONQVA0isTgbSWTlQIGMwa86PGIzYw2PK6-UYemIeuMB-s5J6nTEdbdNUfkC1ESiMxhX5N5KW-I-Gv6MXNZgwtkMhQ2gbACQrxk7UpLrdtJ3DfI/s1600/Cloud_computing_layers.png

 

 

 

Dengan kedua konsep ini akan memudahkan para pengguna internet dan para pekerja pekerja di kota menjadi mudah untuk bertukar informasi dan data, terlihat sekali banyak perubahan yang terjadi setelah munculnya Cloud Computing dan penerapan konsep Smart City yang asalnya hanya menggunakan masing masing komputer dan sulit untuk berbagi data antara komputer satu dengan komputer yang lain, kini dengan munculnya konsep tersebut makin memudahkan para pengguna komputer berbagi data dan informasi melalui Internet, pengguna sudah sangat dimanjakan agar mempermudah pengiriman data, dengan kata lain kita bisa menggunakan file orang lain dengan cara share dan kita pun bisa share file yang kita miliki, selain itu kita bisa menggunakan hardware lain selain Komputer untuk mengolah data tersebut ,seperti gambar dibawah ini :

 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3pUWEm4LMgVJzzYweWr44qamWJFq7Iso1hsQaqhrRt-hJ6lCNRO7rpjMoCy9nGbR2SrjA0g0w-7OCPMPDFvRLQ0DmFWp6STjxjJSfsg9EgH3VhLL5zDqrAP2ruaR5ILFvAdgZ1MXb40g/s1600/cloud_computing3.jpg

 

Gambar di atas melambangkan bahwa semua platform yang menggunakan internet bisa mengakses Cloud Computing seperti yang sudah dibahas di atas. Maka yang jadi pertanyaannya adalah dimana data data kita disimpan? dengan konsep Cloud Computing dan ini data disimpan pada suatu storage yang sangat besar yang memungkinkan data data dapat ditampung dan dapat dibagikan kepada orang lain ataupun data yang rahasia bisa kita simpan dan tidak dibagikan kepada orang lain. Jika dibandingkan dengan storage yang kita miliki berupa harddisk, flashdisk dan lain-lain Cloud Computing lebih aman dibandingkan media media yang kita gunakan saat ini, karena data yang disimpan tidak akan hilang sampai kapanpun, berbeda dengan harddisk yang kita gunakan, bisa saja harddisk mengalami bad sector dan data yang berada di dalamnya tidak bisa diselamatkan, pada akhirnya kita harus memulai dari awal untuk pengumpulan data data yang sebelumnya sudah hilang.

 

Untuk pencegahan seperti kasus berikut kita bisa menggunakan fasilitas Cloud Computing dengan cara Upload dan mem-Backup file file yang berada pada harddisk kita agar jika terjadi hal yang tidak di inginkan kita dapat mengambil file nya kembali pada Storage CLoud.
Dengan Metode yang diterapkan oleh Smart City atau Kota Pintar ini kita tidak akan kecolongan lagi dengan kehilangan file dan lain lain, sehingga perusahaan perusahaan besar di perkotaan sangat baik jika menggunakakn teknologi Cloud Computing ini.

 

Latar belakang kemunculan Cloud computing didasari atas kebutuhan dunia industri dan komputerisasi akan pemanfaatan bersama sumber daya komputasi yang tersebar namun dapat digunakan sesuai keperluan (on demand). Teknologi sebelumnya seperti Grid computing belum dapat memenuhi kebutuhan ini dengan baik. Hal ini mendorong munculnya teknologi cloud computing. Selain itu, teknologi cloud computing muncul didukung dengan adanya teknologi web 2.0, web service, serta system komputerisasi otomatis terkait dengan manajemen sumber daya yang dimilikinya.

 

 

 

 

 

Cloud computing memiliki sejumlah nilai lebih dibandingkan dengan teknologi-teknologi pendahulunya, antara lain :

·         Kemudahan menggunakan aplikasi secara bersama dan online tanpa perlu proses instalasi

·         Dapat diterapkan di jaringan lokal dan publik

·         Penghematan Biaya terkait poin 1 dan 2

·         Layanan penyimpanan data dan informasi secara online

·         Layanan komputasi dengan system tersebar

·         Kemudahan untuk digunakan oleh sebanyak mungkin system operasi

·         Kemudahan dalam pengembangan aplikasi secara bersama dan online

·         Kemudahan dalam berbagi dan menggunakan layanan infrastruktur (hardware dan software)

 

Terdapat 5 karakteristik khusus pada layanan cloud computing, yaitu :

1.       On Demand Self Service

Pengguna layanan cloud dapat secara mandiri menyediakan semua keperluan dan kapabilitas terkait dengan komputasi pada cloud computing.

2.       Broad Network Access

Layanan Cloud memerlukan akses jaringan komputer yang memadai, baik pada internet, intranet, maupun keduanya.

3.       Resource Pooling

Sumber Daya (Resource) komputasi dapat diberdayakan secara bersama-sama dengan lokasi fisik yang berbeda-beda

4.      Rapid Elasticity

Layanan Cloud bersifat elastis sehingga dapat memenuhi semua kebutuhan pengguna yang bersifat on demand (sesuai kebutuhan)

5.      Measured Service

Layanan pada cloud dapat diukur dan dapat dikontrol secara cepat dan otomatis.

 

 

Cloud computing memiliki 3 komponen utama, yaitu :

1.        Node Controller (NC)

Komponen cloud computing yang berfungsi untuk melakukan control atau mengatur node (komputer) pada system cloud computing.

 

2.        Cluster Controller (CC)

Komponen cloud computing yang berfungsi melakukan system paralel beberapa node untuk pengerjaan bersama-sama atau beberapa buah tugas yang diberikan.

 

3.        Cloud Controller (CLC)

Komponen yang berhubungan langsung dengan pengguna pada cloud computing.

 

Cloud computing memiliki 3 model layanan, yaitu :

1.      IAAS (Infrastructur As A Service)

Merupakan jenis layanan cloud computing yang lebih menekankan kepada layanan penyediaan sarana jaringan komputer, perangkat keras jaringan, komputer server, media penyimpanan, processor, serta proses virtualisasi yang menunjang proses komputasi

 

 

Fitur yang disediakan antara lain :

·         Pilihan Virtual Machine, dimana hal ini merupakan kunci utama cloud computing

·         Penyediaan OS yang sudah terinstalasi agar memudahkan pengguna

·         Penyediaan storage

·         Fitur untuk proses optimisasi

·         Menyediakan beragam aplikasi dan tool untuk beragam tujuan.

Contoh-contoh layanan cloud IAAS di dunia :

·         Amazone Web Service

·         Go Grid Cloud Hosting

·         Apache Open Stack

·         Abiquo

·         Microsoft Windows Azure

 

2.      PAAS (Platform As A Service)

Merupakan jenis layanan pada cloud computing yang menekankan kepada penyediaan platform untuk membantu proses pengembangan perangkat lunak secara cepat dan mudah. Layanan PAAS umumnya berbentuk web untuk memudahkan pengguna awam dalam mengembangkan aplikasi tanpa perlu merubah atau mengatur sekian banyak kode program.

 

Cloud PAAS dapat dikategorikan menjadi 4 bagian berdasarkan produk atau layanan platform yang diberikan, yaitu :

·         Social Application Platform (Jejaring Sosial)

·         Raw Compute Platform (Aplikasi komputasi raw)

·         Web Application Platform (Aplikasi berbasis web)

·         Business Application Platform (Aplikasi Bisnis)

 

Contoh-contoh layanan cloud PAAS di dunia :

 

·         Cloudify

·         Flynn

·         Open Stack

·         PAAS Marker

 

3.      SAAS (Software As A Service)

Layanan Cloud computing dalam bentuk pemakaian bersama perangkat lunak (aplikasi). SAAS merupakan layanan cloud computing yang paling banyak digunakan, khususnya pengguna yang tidak terlalu mempunyai pengetahuan teknis di instalasi dan konfigurasi. SAAS biasanya berbentuk tatap muka web dengan disertai beragam aplikasi bisnis di dalamnya.

 

Contoh-contoh layanan cloud SAAS di dunia :

 

·         Layanan e-mail yahoo

·         Layanan Collaboration Application dari ZOHO

·         Layanan Customer Relationship Manager (CRM) dari salesforce

 

 

 

Terdapat 4 model deployment cloud computing, yaitu :

 

1.      Private Cloud

Model deployment cloud computing yang ditujukan untuk pengguna yang terbatas pada kalangan tertentu saja seperti sekolah, perpustakaan, kantor, dll.

Tujuan utama private cloud yaitu :

·         Hemat Biaya

·         Privasi

·         Latar Belakang Pengguna

Private Cloud memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan, antara lain :

Kelebihan :

·         Hemat Biaya

·         Bersifat privasi dan relative aman

·         Tidak bergantung pada layanan cloud di luar

·         Bersifat lebih sederhana

Kekurangan :

·         Memerlukan tenaga, waktu, dan biaya tersendiri dalam mengelola dan merawat private cloud

·         Tidak cocok untuk organisasi yang tidak memiliki pengetahuan tentang teori cloud computing

·         Tidak cocok diterapkan oleh organisasi yang proses bisnisnya berkaitan dengan meletakkan data di internet

 

2.       Public Cloud

Model deployment cloud computing dimana layanan diletakkan di lokasi public (Memiliki IP public) sehingga dapat digunakan dengan mudah oleh seluruh pengguna.

 

Public cloud memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan, anara lain :

Kelebihan :

·         Sangat mudah diakses dan digunakan

·         Tidak perlu repot memikirkan penyediaan infrastruktur

·         Data dapat dengan mudah disimpan dan dibagikan di storage cloud internet

·         Tidak perlu bergantung kepada tenaga IT dalam mengakses

Kekurangan :

·         Biaya/investasi besar untuk penyediaan akses internet, terutama perusahaan besar

·         Perlu waspada dalam memfilter data di internet

·         Tidak dapat digunakan tanpa ada akses internet

·         Sangat bergantung pada penyedia layanan cloud

Contoh layanan public cloud :

·         Layanan e-mail google (Gmail)

·         Jejaring sosial facebook dan twitter

·         Windows Azure

·         Amazone EC2

·         SalesForce

 

 

 

 

 

3.      Community Cloud

Model deployment cloud computing yang dibangun oleh satu atau beberapa komunitas. Implementasi community cloud digunakan untuk kepentingan organisasi tersebut. Karena dibangun bersama-sama, maka dibutuhkan suatu tata aturan dalam mengatur tata kelolanya yang disebut SLA (Service Level Agreement).

 

Tujuan community cloud antara lain :

·         Memudahkan organisasi dalam berbagi data antar anggota

·         Menyatukan komunitas yang memiliki visi dan misi yang sama

·         Upaya komunitas untuk bersama-sama menyediakan layanan cloud computing untuk umum maupun pribadi (komunitas)

Community cloud memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan, antara lain :

Kelebihan :

·         Layanan dapat dinikmati sesuai kebutuhan komunitas karena dibangun bersama-sama

·         Dapat dipublikasikan untuk umum

·         Dapat dibuat dengan cepat karena dibuat bersama-sama

Kekurangan :

·         Sangat bergantung pada kelangsungan organisasi (seperti matinya suatu organisasi)

·         SLA berpengaruh terhadap kelangsungan layanan yang disediakan community cloud

·         Menimbulkan kerugian apabila digunakan dalam bisnis dan organisasi mengalami kendala internal (perpecahan, penyalahgunaan SLA, kendala biaya, dll)

Contoh-contoh layanan community cloud :

·         Open Cirrus

·         ATI Cloud

·         SITA Community cloud

·         G-Cloud di UK

 

4.      Hybrid Cloud

Merupakan gabungan antara private cloud dan public cloud. Terdapat SLA yang merujuk pada data apa saja yang dapat diletakkan baik di storage public cloud (internet) maupun private cloud (intranet). Hal ini bertujuan untuk memudahkan manajemen keamanan dan tata letak data.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

ANALISIS DARI KESIMPULAN

 

3.1.Analisis

Hubungan antara web server dengan API (Application Programming Interface) adalah dalam pembuatan web server dimana web server merupakan sebuah halaman HTML atau PHP, dimana fungsinya untuk mentransfer berkas atas apa yang diminta oleh pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Dimana dalam pembuatan halaman web tersebut programmer seringkali kesulitan dalam penggunaan bahasa pemrograman. Oleh karena itu API bertugas untuk memudahkan seorang programmer untuk mengembangkan dan membuat sistem web server karena di dalam API berisi kumpulan perintah, fungsi, komponen, dan protokol yang dapat digunakan oleh programmer.

Berikutnya adalah dalam penyimpanan data dalam pembuatan web yaitu, dimana dalam pengelolaan data ini terdapat empat teknologi yang digunakan yaitu database sebagai tempat untuk menyimpanan sebuah data, kemudian data warehouse sebagai database yang berisi kumpulan query dan analisis transaksi, data mining berfungsi sebagai proses pencarian knowledge (pengetahuan) dari database yang telah disimpan sehingga dapat diambil suatu keputusan, dan yang terakhir open data berfungsi agar semua orang dapat bebas megunakan, menerbitkan kembali, dan menyebarluaskan data tanpa pembatas dari hak cipta.

Untuk terhubungnya web dengan internet maka dibutuhkan teknologi yang berikutnya yaitu adalah socket programing dimana socket programming meliputi aplikasi, port, dan Ip Address sehingga layanan dalam web server dapat terhubung ke internet melalui telco / operator.

Cloud Computing mengizinkan pengguna untuk menggunakan sumber daya yang dimiliki secara bersamaan. Layanan Cloud ini merupakan akhir dari setiap teknologi yang sudah saya bahas di artikel sebelumnya dimana sebuah web akan memiliki data yang akan diberikan kepada pengguna sehingga harus adanya database yang bersifat cloud (internet).

 

3.2.Kesimpulan

 

Sebagai manusia yang hidup di bumi sudah seharusnya kita sadar akan perlunya merawat bumi demi kelangsungan hidup di masa yang akan datang. Banyak cara lain yang dapat kita lakukan di kehidupan sehari-hari seperti melakukan efisiensi energi. Mungkin terlihat sederhana di pandangan banyak orang, namun jika kita dapat melakukan efisiensi energi sekecil mungkin dan banyak orang di penjuru dunia melakukannya maka akan terlihat betapa besar energi yang dapat kita simpan. Smart home merupakan salah satu sarana untuk melakukan efisiensi energi di dalam rumah. Selain dapat melakukan itu, keamanan rumah kita terjamin.

 

 

 

 

 

3.3. Saran

 

 berdasarkan penelitian di Minimart pad2 , agar tidak terjadi lagi masalah yang sama di sarankan untuk penggantian hardware khususnya cpu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar pustaka

 

-Agus Eka Pratama, S.T.,M.T, I Putu. 2014. Handbook Jaringan Komputer : Teori dan Praktik Berbasiskan Open Source. Bandung : Informatika ( Diakses pada tanggal 15 Maret 2015)

 

-Agus Eka Pratama, S.T.,M.T, I Putu. 2014.Smart City Cloud Computing

 

-Agus Eka Pratama, S.T.,M.T, I Putu. 2014.Wireless Sensor Network

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar