Selasa, 22 September 2015

PROTOKOL


ARTIKEL TENTANG PROTOKOL PADA JARINGAN KOMPUTER

·         DEFINISI PROTOKOL
Menurut Forouzan di dalam bukunya yang berjudul Computer Network A Top Down Approach, di sebutkan bahwa protocol didefinisikan sebagai sebuah atau sekumpulan aturan yang mengikat semua perangkat komputer yang terhubung di dalamnya (hardware dan software), untuk untuk menciptakan komunikasi yang baik. Definisi ini menekankan bahwa protocol merupakan sebuah atau sekumpulan aturan yang harus ditaati bersama.
Definisi lain yang hampir serupa menyatakan bahwa protokol pada jaringan komputer didefinisikan sebagai aturan dan format standar yang mengatur proses komunikasi, pengiriman dan penerimaan pesa, pembacaan pesan, dan mengoordinasikan semua komputer yang terhubung di dalamnya.
Oleh karena itu, protokol berada di semua layer pada pemodelan layer di dalam jaringan komputer dan memiliki fungsi masing-masing. Atarprotokol, baik pada layer yang sama maupun pada layer yang berbeda, dapat saling berkomunikasi dan berkaitan satu sama lain di dalam menjalankan tugasnya.

·         MANFAAT / FUNGSI PROTOKOL
Protokol memberikan banyak manfaat di dalam jaringan komputer, baik dalam bentuk layanan, integrase dengan aplikasi, kemudian bagi pengembang aplikasi dan layanan, serta para pengguna umum. Manfat protokol ada empat belas yaitu :
1.      Membantu di dalam proses Flow Control pada jaringan komputer.
2.      Membantu di dalam proses Error Control pada jaringan komputer.
3.      Membantu di dalam proses Multiplexing pada jaringan komputer.
4.      Membatu di dalam transmisi paket data pada jaringan komputer.
5.      Membantu di dalam melakukan control terhadap koneksi di dalam jaringan komputer (Connection Control)
6.      Membantu di dalm proses pemecahan paket data ke dalam unit – unit paket data (Fragmentasi) serta penyusunan kembali paket – paket data tersebut (Reassembly).
7.      Membantu di dalam memberikan alamat (pngalamatan) pada jaringan komputer.
8.      Pemberian perintah dan menjalankan perintah di dalam jaringan komputer.
9.      Membantu di dalam pengiriman atau transmisi paket data di dalam jaringan komputer.
10.  Membantu di dalam proses pembungkusan paket data dan unit paket data (Encapsulation) serta pembukaan pembukusan (Decapsulation).
11.  Menjadi dasar dan pemodelan layer pada jaringan komputer.
12.  Membantu di dalam penyediaan layanan secara cepat pada jaringan komputer tanpa perlu pengecekan di dalamnya.
13.  Membantu di dalam penyediaan layanan berbasis web dan elektronik.
14.  Layanan keamanan dan adanya enkripsi dan kriptografi, misalkan pada transaksi elektornik, menggunakan protokol SSL (Secure Socked Layer).

·         CONTOH PROTOKOL PADA JARINGAN KOMPUTER
Terdapat banyak sekali protokol di dalam jaringan komputer, dan akan terus bertambah sesuai dengan perkembangan teknologi dan jaringan komputer. Setiap protokol ini mengurusi proses komunikasi antarkomputer di dalam jaringan. Setiap protokol di gunakan di satu atau beberapa buah aplikasi beserta dengan nomor port masing – masing. Berikut contoh protokol pada jaringan komputer yaitu :
1.      HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) dan HTTPS (Hyper Text Transfer Protocol Secure) untuk layanan berbasis web.
2.      SMT (Simple Mail Transfer Protocol) untuk layanan pengiriman email.
3.      FTP (File Transfer Protocol) untuk layanan unggah dan unduh file.
4.      TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol) sebagai sebuah pasangan protokol yang umum digunakan di internet dewasa ini.

JARINGAN KOMPUTER



ARTIKEL TENTANG JARINGAN KOMPUTER

·         DEFINISI JARINGAN KOMPUTER
JARINGAN KOMPUTER menurut Forouzan di dalam bukunya yang berjudul Computer Network A Top Down Approach adalah hubungan dari sejumlah perangkat yang dapat saling berkomunikasi satu sama lain (a network is a interconnection of a set of devicies capable of communication). Perangkat  yang dimaksud pada definisi ini mencakup semua jenis perangkat komputer (komputer dekstop, komputer jinjing, smartphone, PC tablet) dan perangkat penghubung (router, switch, modem, hub).

Jadi, dapat disimpulkan bahwa jaringan komputer akan terdapat minimal dua buah komputer atau perangkat yang saling terhubung satu sama lain. Di dalam sebuah jaringan komputer yang lebih luas, akan terdapat beragam perangkat komputer dan perangkat terhubung lainnya yang saling terhubung. Terjadi proses komunikasi dan transfer paket data di dalamnya.

·         SIFAT - SIFAT JARINGANGAN KOMPUTER
Dari definisi diatas maka selanjutnya perlu diketahui sifat-sifat dasar dari jaringan komputer yaitu :
1.      Scalability artinya kemampuan untuk dapat diskalakan. Ini berarti bahwa jaringan komputer dapat diskalakan ( diukur, disesuaikan) dengan kebutuhan pengguna jaringan komputer.
2.      Resource Sharing artinya sebagai berbagi sumber daya. Ini berarti bahwa jaringan komputer dapat digunakan untuk saling berbagi dan memakai secara bersama-sama segala sumber daya yang ada.
3.      Connectivity artinya mudah terhubung dan dihubungkan. Ini berarti bahwa jaringan komputer memiliki sifat untuk mudah dihubungkan ke semua pengguna komputer.
4.      Reliability artinya keandalan. Ini berarti bahwa jaringan komputer meiliki kemampuan untuk dapat diandalkan di dalam jaringan komputer.


·         SYARAT SEBUAH JARINGAN KOMPUTER
Dari definisi dan sifat-sifat jaringan computer di atas kita juga akan membahas syarat sebuah jaringan computer yaitu :
1.       Minimal terdapat dua buah perangkat/computer yang terhubung. Hubungan ini dapat menggunakan sarana kabel (wired) maupun nirkabel (wireless).
2.       Terdapat pengguna di dalamnya yang berinteraksi dengan pengguna lainnya maupun terhadap layanan dan penyedia layanan.
3.       Terdapat data yang dipertukarkan di dalamnya. Selain data juga terdapat konten (teks, multimedia) maupun informasi (hasil pengolahan data).
4.       Terdapat pemakaian secara bersama – sama (sharing) terhadap perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).

·         TOPOLOGI – TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER PADA BUS & MESH
Topologi jaringan komputer dapat didefinisikan sebagai suatu teknis, cara dan aturan di dalam merangkai dan menghubungkan berbagai computer dan perangkat terhubung lainnya ke dalam sebuah jaringan computer, sehingga membentuk sebuah hubungan yang bersifat geometris.
Macam – macam topologi pada jaringan komputer ada enam , yaitu :
1.       Topologi Bus merupakan topologi yang paling awal digunakan di dalam model topologi pada jaringan komputer, terutama di masa – masa awal jaringan komputer di kembangkan.
2.       Topologi Star merupakan topologi di dalam jaringan komputer, dimana terdapat sebuah komputer (ataupun perangkat jaringan komputer berupa hub atau switch) yang menjadi pusat dari semua komputer yang terhubung ke dalamnya.
3.       Topologi Peer To Peer (P2P) merupakan topologi di dalam jaringan komputer, dimana konsep dan pemodelan Peer To Peer (P2P) di pakai di dalamnya.
4.       Topologi Ring merupakan salah satu topologi yang relatif sederhana pada jaringan komputer, yang menghubungkan setiap komputer (node) satu persatu, sehingga membentuk sebuah rangkaian menyerupai cincin (ring).
5.       Topologi Tree merupakan salah satu topologi yang juga paling banyak diterapkan di dalam jaringan komputer, dengan bentuk geometris menyerupai pohon (tree).
6.       Topologi Mesh merupakan salah satu jenis topologi pada jaringan komputer yang menghubungkan semua komputer secara penuh (Full Connected).