Selasa, 06 Oktober 2015

PEER TO PEER (P2P)



ARTIKEL TENTANG PEER TO PEER (P2P)

DEFNISI PEER TO PEER (P2P)
Paradigma P2P saat ini banyak sekali digunakan di dalam berbagai aplikasi dan layanan di jaringan komputer, terutama internet. Misalkan, apabila kita menggunakan layanan torrent filezilla, atau menciptakan secara cepat jaringan komputer kepada perangkat lainnya dan saling terhubung satu sama lain. Sejumlah apikasi dan layanan berbasis paradigma peer to peer berada pada Application Layer.
Jadi Peer To Peer adalah suatu system yang tidak hanya menghubungkan ujung satu dengan lainnya, namun ujung – ujung ini berhubungan secara dinamis dan berpartisipasi dalam nengarahkan lalu lintas komunikasi informasi pemrosesan dan penugasan pembagian bandwidht yang intensif, dimana bila system ini tidak ada, tugas – tugas ini biasanya diemban oleh server pusat.

CONTOH PEER TO PEER (P2P)

Model jaringan pada peer to peer (P2P)
Penekanan utama pada paradigma P2P adalah meminimalkan ketergantungan terhadap server. Itu sebabnya, di dalam teknologi dan permodelan jaringan P2P, terdapat dua jenis model jaringan yang digunakan. Dua model tersebut yaitu :
1.      Centralized Network
Pada permodelan Centralized Network, digunakan kombinasi antara paradigma client server dengan paradigma P2P. terdapat konsep paradigma cliend server untuk koneksi antar-peer, namun untuk penympanan dan pengunduhan file di lakuan ke peer yang memiliki atau menyediakan layanan dan file bersangkutan (paradigma peer to peer).
2.      Desentralized Network
Sedikit berbeda dengan centralized network pada pemodelan P2P yang telah di jelaskan sebelumnya, pada pemodelan Desentralized Network, setiap Peer menghubungkan diri kedalam sebuah logic connection berupa overlay Network (yang telah di bahas pada sub bab sebelumnya dibuku ini). Dari penjelasan diatas, dapat di ketahui perbedaan mendasar diantara permodelan Centralized Network dan Desentralized Network adalah pada ada tidaknya peer yang bertindak sebagai server dan peranan peer yang bertindak sebagai server di dalam jaringan.


IMPLEMENTASI P2P

Peer To Peer banyak diterapkan diberbagai bidang kehidupan. Secara umum pemanfaatan P2P di dalam kehidupan sehari – hari dapat dibedakan menjadi kategori utama. Ketiga kategori utama tersebut meliputi file sharing, komunikasi, dan streaming multimedia (audio video).

1.      File Sharing
Paradigma Peer to Peer dapat digunakan untuk melakukan proses berbagai file (file sharing) dalam beragam bentuk konten dan file digital. Antara lain file audio, dokumen/teks, aplikasi, music dll.
2.      Komunkasi (Instan Messaging/Pesan)
Paradigma Peer to Peer juga banyak diterapkan untuk aplikasi dan layanan komunikasi online (Instan Messaging). Pada kasus komunikasi ini, setiap peer dapat saling berkomunikasi satu sama lain secar teks.
3.      Streaming Multimedia
Pada paradigma Peer to Peer juga banyak di terapkan untuk layanan streaming multimedia secara online. Layanan streaming multimedia dalam hal ini meliputi hiburan (missal terintegrasi ke dalam system E-Learning/ Pembelajaran digital jarak jauh secara online).

DISTRIBUTED HASH TABLE (DHT)

Hash Table (Tabel Hash) atau umum juga disebut dengan Hash Map (Peta Hash), merupakan jenis struktur data yang digunakan untuk menginplementasikan Array serta memetakan kunci (Key) ke nilai (Value). Jadi DHT dapat diartikan sebagai sebuah table distribusi untuk  data – data Hash diantara beberapa peer pada paradigma P2P yang di dalamnya memuat Hash Table dan data Hash itu sendiri.
Namun secara umum dapat dikatakan bahwa DHT merupakan Tabel Hash yang didistribusikan secara meluas kesemua peer di dalam jaringan P2P, dengan dua proses utama berupa pencarian data Hash secara dan distribusi data Hash secara cepat untuk penyimpanan data Hash tersebut.

1 komentar:

  1. PlayBaccarat | Legal & Secure Betting in NJ | Welsh Racing
    Betting online with 카지노 Baccarat allows players to 바카라 사이트 bet on the best sports, Bet365 offers all kinds of games from top 온카지노 betting sites including: live

    BalasHapus